Pengajian Rutin Majlis Dzikir Al’arsiyadi, Hadirkan Penceramah Agama KH. Khoerudin dari Babat Tangerang

centralpostnews.com | Jambe-Tangerang, Penutupan sementara Pengajian rutin Majlis Dzikir Al’arsiyadi digelar setiap malam jumat, jln Raya Kutruk, Kampung Manukung, RT.11/04, Desa Jambe, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, Kamis (05/02/2026).

Pengajian ini ditutup untuk sementara dan akan di buka kembali setelah Idul Fitri 1447 H, dikarenakan mau menghadapi bulan suci Ramadhan 1447 H. Pengajian ini digelar di halaman PT. Arsindo Baja Mandiri, Pada Kamis malam Jum’at.

Dihadiri oleh Kelompok pengajian Majlis Dzikir Al’arsiyadi ini diikuti oleh seluruh pengurus dan Karyawan PT. Arsindo Baja Mandiri dan aparatur Pemerintahan dan angota TNI juga Wartawan, di Desa Jambe, beserta para alim ulama dan kyai, santri remaja putra/putri, dan Ibu-ibu juga bapak-bapak masyarakat sekitar dilingkungan Desa Jambe.

Kelompok pengajian rutin ini diselenggarakan di PT Arsindo Baja Mandiri, atas permintaan Ketua Majlis Dzikir H. Wahyu Riadi, karena sekalian menyambut ‘Megenggan’, budaya menyambut bulan suci ramadhan 1447 H.

Dalam Sambutanya Ketua Majlis Dzikir H.Wahyu Riadi, Kelompok pengajian Majlis Dzikir Al’arsiyadi, berharap pengajian ini akan meningkatkan ketaqwaan bagi seluruh anggota dan semoga Allah SWT akan memberikan kesehatan lahir bathin serta mempu menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan bulan ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Para jamaah Majlis Dzikir yang sudah hadir untuk penutupan pangajian rutin menjalang puasa ramadhan, dan setelah ramadhan 1447 H, nanti kita lanjutkan lagi rutinitas ini,” kata Ketua Pengajian H.Wahyu Riadi.

H. Wahyu Riadi, mengucapkan puji syukur pada Allah SWT bahwa kegiatan penutupan pengajian rutin menghadapi bulan suci ramadhan berjalan lancar.

“Kami atas nama seluruh H.Wahyu Riadi, mengucapkan banyak terimakasih bahwa penutupan pengajian Majlis Dzikir Al’arsiyadi, berkenan dilaksanakan di halaman PT. Arsindo Baja Mandiri, Desa Jambe, semoga kita semua dalam keadaan sehat wal’afiat dan penuh dengan suka cita menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H,” katanya.

“Alhamdulillah, kita panjatkan segala puja dan puji syukur kepada Allah SWT, insyaallah, kita bertemu lagi dengan bulan yang ditunggu-tunggu bagi umat manusia yang beriman dan bertagwa. Bulan penuh rahmat, bulan penuh pengampunan,” ucapnya.

“Kita, sebagai manusia biasa yang tak luput dari segala khilaf dan dosa, marilah kita bergembira menyambut bulan puasa ramadhan ini. Walaupun sebagai manusia biasa bukan berarti kita boleh membuat dosa-dosa besar atau kecil.

Tidak! Kita harus senantiasa beristiqfar mohon ampunan pada Allah SWT. Dan perbanyaklah sholawat kepada junjungan nabi besar kita, Muhammad SAW,,” tutupnya.

(R. Oji M, C.B.J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *