centralpostnews.com | Kabupaten Tangerang – Forum Umat Desa Daru (FUADA) kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang sosial dan kemanusiaan dengan menggelar Santunan Anak Yatim dan Khitanan Massal ke-29 yang berlangsung di halaman Sekolah PGRI Daru, Desa Daru, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Desa Daru selama hampir tiga dekade ini berhasil menyalurkan santunan kepada 187 anak yatim dengan nilai bantuan sebesar Rp1.600.000 per anak, serta melaksanakan khitanan massal bagi 20 peserta yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp300.000.
Sejak pagi hari, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan pawai ta’aruf dan dilanjutkan dengan santunan anak yatim serta khitanan massal. Kegiatan berlangsung penuh khidmat dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Daru Abdul Malik Azis, Camat Jambe Tatang Suryana, S.STP., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PKS H. Syahroni, S.I.K., Prima Saras Puspa selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang yang mewakili Bupati Tangerang, Ketua FUADA Desa Daru Ustadz Madrais, KH Yaqub selaku tokoh agama Desa Daru, Ketua BPD Yudi, Babinsa Desa Daru Sertu Hasan dan Serda Jazuli, Bhabinkamtibmas Brigadir Kepala Dian, para pengurus FUADA, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Daru.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Daru Abdul Malik Azis mengapresiasi seluruh panitia, donatur, dan masyarakat yang terus menjaga tradisi berbagi kepada sesama.
“Kegiatan ini merupakan kebanggaan masyarakat Desa Daru, Selama 29 kali pelaksanaan, semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga. Pemerintah Desa Daru mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, panitia, dan masyarakat yang telah mendukung sehingga kegiatan ini dapat terus memberikan manfaat bagi anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan “Ucap Kades Malik.
Ketua FUADA Desa Daru, Ustadz Madrais, mengatakan bahwa keberlangsungan kegiatan hingga tahun ke-29 merupakan hasil dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan Santunan Anak Yatim dan Khitanan Massal ke-29 dapat terlaksana dengan baik. Ini adalah bukti bahwa budaya gotong royong dan kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat Desa Daru. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi ladang amal bagi seluruh pihak yang terlibat ” tutur Madrais.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS, H. Syahroni, S.I.K., menyampaikan apresiasi atas konsistensi FUADA yang selama ini terus menjalankan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada FUADA Desa Daru yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan keluarga yang membutuhkan. Kegiatan yang telah memasuki pelaksanaan ke-29 ini membuktikan bahwa semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.
Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Tangerang ” Ungkapnya.
Camat Jambe, Tatang Suryana, S.STP., M.Si., menilai kegiatan tersebut sebagai contoh nyata sinergi yang baik antara masyarakat, tokoh agama, pemerintah desa, dan para donatur.
“Kegiatan Santunan Anak Yatim dan Khitanan Massal yang dilaksanakan FUADA merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang patut dipertahankan. Saya melihat semangat kebersamaan masyarakat Desa Daru sangat luar biasa. Pemerintah Kecamatan Jambe mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif seperti ini karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat persatuan dan nilai gotong royong.”
Mewakili Bupati Tangerang, Prima Saras Puspa menyampaikan apresiasi atas dedikasi FUADA yang selama ini konsisten menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FUADA dan seluruh masyarakat Desa Daru yang telah menjaga kegiatan ini hingga memasuki pelaksanaan ke-29. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas sosial yang menjadi kekuatan bangsa ” Ujarnya disela sela acara pada wartawan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Tangerang.
Pelaksanaan Santunan Anak Yatim dan Khitanan Massal ke-29 ini kembali membuktikan bahwa budaya gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Daru.
Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, para donatur, dan warga menjadi kunci keberhasilan kegiatan yang telah berlangsung selama puluhan tahun tersebut.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, masyarakat berharap kegiatan sosial FUADA dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi generasi mendatang.
(Andi Jaka)












