Jelang Tayang , Urang Bunian Makin Dinantikan Pecinta Film Horor Indonesia

CentralPostNews.com | Jakarta, Kurang dari sepekan sebelum tayang serentak di bioskop, film horor Indonesia Urang Bunian mulai mencuri perhatian publik. Film produksi DHF Entertainment ini menjadi salah satu judul horor yang diperbincangkan menjelang penayangan nasional September 2026.

Perhatian tersebut dibangun melalui rangkaian special screening yang digelar di sejumlah kota. Respons positif datang dari berbagai kalangan, mulai dari media, komunitas film, kreator konten, hingga penonton yang mendapat kesempatan menyaksikan film lebih awal.

Antusiasme itu kemudian berlanjut dalam Gala Premiere Jakarta yang dihadiri produser Johansyah Jumberan dan Victor G. Pramusinto, sutradara Rendy Herpy, serta para pemain Dimas Aditya, Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, dan Ruth Marini.

Sejumlah media nasional, insan perfilman, komunitas, serta tamu undangan turut hadir dalam acara tersebut dan menyaksikan film beberapa hari sebelum penayangan resminya di bioskop.

Tak hanya pemutaran film, Gala Premiere juga diisi sesi red carpet, tanya jawab, meet and greet, serta photo session. Para tamu dan media mendapat kesempatan berbincang langsung dengan jajaran pemain dan sineas mengenai proses kreatif di balik penggarapan Urang Bunian.

Rangkaian special screening menjadi salah satu strategi Urang Bunian membangun kedekatan dengan penonton sebelum tayang secara nasional.

Percakapan mengenai film tersebut pun berkembang di kalangan media, komunitas film, kreator konten, dan penonton awal. Berbagai respons yang muncul turut membangun rasa penasaran terhadap cerita yang ditawarkan.

Memasuki pekan penayangan, perhatian tersebut mulai bergeser menjadi ekspektasi. Urang Bunian kini menjadi salah satu film horor lokal yang menarik perhatian untuk disaksikan di layar lebar pada September ini.

Urang Bunian mengangkat kisah yang terinspirasi dari urban legend tentang makhluk gaib yang dipercaya mendiami kawasan hutan Sumatra.

Film ini memadukan unsur horor dan misteri dengan latar budaya lokal. Pendekatan tersebut kemudian dikemas melalui penyajian sinematik modern untuk membawa cerita legenda ke penonton masa kini.

Film disutradarai Rendy Herpy dan diproduseri Johansyah Jumberan serta Victor G. Pramusinto.

Sementara jajaran pemainnya diisi Dimas Aditya, Adinda Thomas, Fauzan Nasrul, dan Ruth Marini.

Dengan semakin dekatnya jadwal penayangan nasional, Urang Bunian kini tinggal menunggu respons penonton secara lebih luas ketika film tersebut resmi hadir di bioskop.

Bagi pencinta horor Indonesia, film ini menawarkan perpaduan cerita misteri, urban legend, dan unsur budaya lokal yang menjadi daya tarik tersendiri. (Lery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *