Api Menghanguskan Rumah di Kembangan, Warga Panik

CentralPostNews.com | Jakarta, Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Jalan Kembang Kerep, RT 07 RW 02, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (23/3/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat kejadian, rumah diketahui dalam kondisi kosong karena penghuninya sedang bersilaturahmi ke rumah saudara dalam rangka Idulfitri.

Perwira Piket Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Sukur, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.39 WIB dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi kejadian.

“Jadi kita menerima informasi TKP Jalan Kembang Kerep, RT 07 Rw 02 kecamatan Kembangan. Terima berita di jam 21.39, sampai di lokasi 21.45. Sekarang kita sedang lokalisir, pendinginan,” ujar Sukur di lokasi.

Ia menjelaskan, proses pemadaman berlangsung cepat dan petugas langsung melakukan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

“Sebentar lagi selesai, paling 15 menit atau 30 menit,” katanya.

Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dengan total 75 personel dikerahkan untuk mengatasi kebakaran tersebut. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Sukur.

Petugas juga menemukan banyak tabung gas LPG ukuran 3 kilogram atau gas melon di dalam rumah tersebut. Keberadaan tabung gas sempat menimbulkan kekhawatiran karena api yang cukup besar berpotensi merambat ke permukiman padat di bagian belakang bangunan.

“Informasi kosong, tapi di situ banyak gas melon. Di belakang itu banyak kos-kosan, padat hunian,” ujar Sukur.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Abdul Rahman, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 21.10 WIB. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih setengah jam.

“Jam 21 lewat 10. Sekitar setengah jam proses pemadamannya,” kata Abdul Rahman.

Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan rumah pribadi yang juga memiliki kontrakan di dalamnya. Saat kebakaran terjadi, seluruh penghuni tidak berada di lokasi karena sedang melakukan kegiatan halal bihalal Lebaran.

“Penghuninya kebetulan lagi halal bihalal ke tempat saudara, kebetulan Lebaran, jadi kosong,” ujarnya.

Menurutnya, tidak ada aktivitas usaha di dalam rumah tersebut dan bangunan hanya digunakan sebagai tempat tinggal. Meski demikian, api sempat membesar sehingga warga sekitar khawatir kebakaran merambat ke bangunan lain di lingkungan padat penduduk.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas memastikan kondisi api telah berhasil dilokalisir dan situasi di lokasi kejadian kini dalam tahap pendinginan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk memastikan kondisi instalasi listrik dan peralatan rumah tangga aman sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama, terutama selama masa libur Lebaran ketika banyak rumah ditinggal penghuninya. (Lery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *